An Unexpected Accident
Oliv yang sudah sampai di rumah Mila pun mengetuk pintu rumahnya.
“Tok tok tok.” Sudah sekitar 7 menit Oliv menunggu, tetapi tak ada yang membukakan pintu untuknya. Oliv mencoba untuk membuka pintunya dengan menarik gagang pintu dan ternyata rumahnya Mila tak terkunci.
“Yah tau gitu mah gue buka daritadi.” ucapnya.
Oliv berjalan masuk ke dalam ruang tamu rumah Mila dan ternyata tak ada orang. Oliv mendengar ada suara televisi yang sangat kencang dari sebuah ruangan dan ia pun langsung berjalan ke arah sana dan membuka pintunya.
Makanan yang Oliv bawa untuk Mila jatuh berserakan ke lantai dan ekspresi wajah Oliv pun juga sangat berubah seketika. Ia melihat pacarnya, Karel, bersama Mila di ruangan tersebut, yang nampaknya seperti kamarnya Mila, sedang menonton film sambil berpelukan.
“Karel kamu ngapain di sini? K-kamu ngapain sama Mila?” Tanpa mendengar jawaban dari Karel, ia langsung berlari keluar rumah Mila sambil menangis. Wajah Karel dan Mila terlihat sangat panik.
“Oliiiiv..” teriak Karel. Karel mengejarnya. Tetapi, Oliv sudah keburu naik taksi dan balik ke apartemen. Pikiran Oliv sudah sangat kacau. Ia pikir dirinya dan Karel tak akan menghadapi masalah yang besar terkait hubungan mereka, namun Oliv salah. Oliv langsung merapikan koper dan seluruh pakaiannya untuk pergi ke bandara. Ia langsung ingin pulang. Ia tak kuat untuk bertahan sampai lusa di Jepang.